diadakan rapat pengurus klaster,beberapa Pokdakan dan Poklahsar yang ada di Kabupaten Magelang yang dihadiri oleh 42 orang,pertemuan tersebut di fasilitasi oleh Dinas Peterikan kabupatten Magelang.pertemuan tersebut menyepakati untuk dibentuk Koperasi yang beranggotakan para pelaku di bidang perikanan yang kemudian di beri nama " KOPERASI KLASTER IKAN MAGELANG". Dengan dibentuknya koperasi diharapkan para anggota akan mendapatkan kemudahan akses informasi dan teknologi,kemudahan akses keuangan,serta kemudahan akses pemasaran
Jl.Magelang-Yogya km 12 Palbapang Bojong,Mungkid ,Magelang , Jawa Tengah
Jumat, 27 Juni 2014
Rapat pembentukan Koperasi Klaster Ikan Magelang
diadakan rapat pengurus klaster,beberapa Pokdakan dan Poklahsar yang ada di Kabupaten Magelang yang dihadiri oleh 42 orang,pertemuan tersebut di fasilitasi oleh Dinas Peterikan kabupatten Magelang.pertemuan tersebut menyepakati untuk dibentuk Koperasi yang beranggotakan para pelaku di bidang perikanan yang kemudian di beri nama " KOPERASI KLASTER IKAN MAGELANG". Dengan dibentuknya koperasi diharapkan para anggota akan mendapatkan kemudahan akses informasi dan teknologi,kemudahan akses keuangan,serta kemudahan akses pemasaran
Pengurus Koperasi Klaster Ikan Magelang
PENGURUS
“KOPERASI
KLASTER IKAN MAGELANG”
KETUA : 1. FAISAL AHMAD ( Tirto mandiri , Paremono )
2. FATHONI MAHAR ( Pokdakan Banyumili )
SEKRETARIS : 1. NURKHOLIS ( Pokdakan Mina Karya makmur )
2.
ZULFIKAR ABDUL ( Pokdakan Mitra Tirta , Senden )
BENDAHARA : 1. ABDURROSID ( Fatimah Az Zahra , Borobudur)
PENGAWAS : 1. DAWAM ( Pokdakan Mina Sejahtera , Mungkid )
2.
SUTRISNO ( Pokdakan Mina Makmur , mungkid )
3. ARIS INDRI S ( Mina Makin Makmur , Sawangan )
ANGGOTA / PENDIRI :
1.
SULTONI ( Pokdakan Sido Makmur , menayu , Muntilan )
2.
NURKHOLIS ( Pokdakan Mina Karya makmur , Mendut , Mungkid )
3.
SANYOTO ( Pokdakan Beteng makmur , Paremono , Mungkid )
4.
MUSLIH ( Pokdakan Tirto makmur , Janan , Borobudur )
5.
YULIANTO ( Muntilan )
6.
SUTRISWOYO ( Bringin , Srumbung )
7.
SUSMAN SUDIARTO ( Pokdakan Dadi makmur , Sirahan , Salam )
8.
JAKA SUTIANA (Pokdakan Mitra Tirta , Senden )
9.
AHMAD ABDURROSID ( Poklahsar Fatimah Az Zahra , Borobudur)
10. AGUS
SUTIONO ( Poklahsar , Gulon , Salam )
11. ZULFIKAR
ABDUL (Pokdakan Mitra Tirta , Senden )
12. DAWAM ( Pokdakan Mina Sejahtera , Bojong , Mungkid )
13. MUNDARYANTO ( Pokdakan Mina Karya makmur , Mendut )
14. SUTRISNO ( Pokdakan Mina Makmur , Ngrajek )
15. SUGIANTO ( Ngrajek , Mungkid )
16. M
RIDWAN ( Pokdakan Mina Khasanah , Gulon , Salam )
17. KHADIQ
ARIFIN ( Pokdakan Citra Tirta , Paremono , Mungkid )
18. SUYONO ( Paguyuban pasar Ikan Bojong , Mungkid )
19. TATIK
MURSIDAH ( Pokdakan Margo Santoso , Jumoyo , Salam)
20. SHOLIKIN ( Pemasar Ikan Bojong , Mungkid )
21. FATHURRAHMAN ( Pokdakan Mina Lumayan , Menayu , Muntilan )
22. AHMAD
SURYA ( Pokdakan Perwita Sari , Gatak , Mungkid )
23. SRI
WAHYUNI ( Poklahasar , Dampit , Mertoyudan )
24. HARYATI ( Poklahasar , Dampit , Mertoyudan )
25. SUROTO ( Pokdakan Mina Abadi , Menayu , Muntilan )
26. ARIS
INDRI S ( Pokdakan Mina Makin makmur , Sawangan )
27. SOKHIBUDIN ( Paremono , Mungkid )
28. MISBAH
MUNIR ( Pemasar Ikan , Ngrajek , Mungkid )
29. FATHONI
MAHAR ( Pokdakan Banyumili , Mangunsari , Sawangan )
30. ANDONO ( Pokdakan Sido Rukun , Mangunsari , Sawangan )
31. HUMAMURI
32. FAISAL
AHMAD ( Pokdakan Tirto Mandiri , Paremono , Mungkid )
33. SURYANTO ( Pokdakan Sido Makmur , Menayu , Muntilan )
34. RIVIA ( Dispeterikan Kab.Magelang )
35. TRI
AGUNG SUCAHYONO ( Dispeterikan Kab.Magelang )
36. SRI
MULYAWATI ( Poklahsar , Dampit , Mertoyudan )
37. WAWAN
SH ( Ngrajek , Mungkid )
38. MUH
JAELANI ( Pokdakan Margo Santoso , Jumoyo , Salam )
39. MARYANTO ( Pokdakan Mina Karya, Ngrajek , Mungkid )
40. ARI
SANTOSO ( pokdakan Tirta Mina , ngrajek , Mungkid )
41. MUGIYONO ( Pemasar Ikan , Ngrajek , Mungkid )
42. LEO
BAYU AJI ( pokdakan Mina Lumayan , Menayu , Muntilan )
Selasa, 10 Juni 2014
File Download
Untuk mendapatkan File Dokumen tentang perikanan dapat download di blog ini.
Untuk Download file klik link di bawah ini :
CPIB
CPIB
Kandungan Gizi pada Ikan
Meski
secara statistik tingkat konsumsi ikan di negeri ini terbilang rendah, tetapi
peluang bisnis dari budidaya ikan air tawar masih sangat tinggi. Sebab selain
bisa dijual dalam kondisi segar, ikan air tawar juga bisa melahirkan bisnis
lain, yakni bisnis makanan olahan berbahan ikan tawar. Omzetnya pun bisa
mencapai puluhan juta rupiah. Olahan abon atau nugget berbahan ikan patin dan
lele juga memberikan keuntungan lebih besar ketimbang dipasarkan dalam bentuk
ikan segar.
Sejumlah makanan olahan alternatif dari ikan air tawar yang kini ramai dipasarkan, diantarnya abon, bakso, otak-otak, kerupuk, sarden, nugget, dan lain-lain. Berjualan produk ikan air tawar yang sudah diolah lebih menguntungkan dibandingkan dengan menjual dalam bentuk ikan segar.
Setelah membahas beragam strategi dan potensi
ekonomi dari budidaya ikan air tawar dan laut, ada baiknya kita mengenal
beragam manfaat ikan bagi kesehatan tubuh. Hal ini dapat meningkatkan motivasi
kita dan masyarakat lainnya untuk meningkatkan jumlah konsumsi ikan dalam
keseharian. Sejumlah zat penting dan menyehatkan yang terkandung dalam ikan
yaitu sebagai berikut:
Zat ini bermanfaat dalam menjaga arteri dari
penyumbatan dan menurunkan tekanan darah, serta mengurangi resiko serangan jantung
dan stroke. Omega-3 juga dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.
Dengan mengonsumsi omega-3 secara rutin juga mengurangi resiko arthritis,
diabetes, dan kanker. Beberapa ahli juga meyakini bahwa omega-3 sebenarnya bisa
membantu perkembangan otak. Banyak jenis ikan yang kaya omega-3 diantaranya
adalah lemuru, tuna, sardin, kembung, salmon, dan trout.
2. Kandungan Lemak Jenuh Rendah
Berbeda dengan daging ayam, kambing, sapi yang
mengandung lemah jenuh tinggi, daging ikan justru menghasilkan lemak tak jenuh
ganda. Lemak jenuh tinggi, bila terlalu banyak dikonsumsi dapat menyebabkan
masalah bagi kesehatan, yakni penyumbatan arteri. Sebab tubuh hanya membutuhkan
lemak jenuh maksimum 10% dari asupan kalori.
3. Vitamin
Ikan tertentu mengandung sejumlah vitamin.
Seperti ikan salmon memberikan 100% vitamin D yang dibutuhkan dan 50% vitamin
B12. Ikan kaleng seperti sarden yang telah lunak, tulangnya mudah dicerna dan
menyediakan kalsium yang dibutuhkan tubuh. Ikan lainnya seperti halibut
menyediakan seperempat dari kebutuhan magnesium harian yang dapat memberikan
ketenangan dan membuat Anda teratur.
4. Paket Protein
Ikan segar mengandung protein yang lengkap dengan
semua asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh untuk mempertahankan metabolisme
tubuh yang sehat. Melalui metabolism yang baik, tubuh Anda akan menggunakan
protein sebagai bahan bakar untuk menurunkan berat badan. Menurut para ahli,
terdapat 18 gram protein untuk setiap 100 gram ikan segar. Sedangkan ikan yang
telah dikeringkan dapat mencapai kadar protein 40 gram dalam 100 gram ikan
kering.
5. Mengurangi Resiko Alzheimer
Kebiasaan makan ikan ternyata juga berdampak
positif pada otak. Orang yang terbiasa makan ikan bakar setidaknya sekali dalam
seminggu akan mengalami peningkatan kesehatan otak serta pengurangan risiko
terkena Alzheimer. Studi ini dilakukan oleh University of Pittsburgh Medical
Centre and School of Medicine.
6. Mineral
Ikan mengandung banyak mineral, diantaranya
magnesium, phospor, yodium, fluor, zat besi, copper, zinc, dan selenium. Mineral
yang terkandung dalam ikan kurang lebih sama banyaknya dengan mineral yang ada
dalam susu, seperti kalsium, phosphor dan lainnya.
Ikan mengandung sejuta manfaat bagi kesehatan.
Hal itu karena ikan mengandung berbagai zat penting yang diperlukan oleh tubuh.
Ikan sangat baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil. Mengonsumsi ikan juga sangat
baik untuk meningkatkan kecerdasan Anak. Oleh karena itu, mengonsumsi ikan
harus dibudayakan. Apabila mengonsumsi ikan ini sudah menjadi budaya
masyarakat, maka diharapkan bangsa ini menjadi bangsa yang cerdas.
Potensi perikanan
Potensi alam di indonesia terbilang cukup luas untuk
berbagai bidang usaha. Dalam kesempatan ini, mari kita bahas bersama mengenai
potensi budidaya ikan air tawar. Indonesia sangat potensial untuk mengembangkan
budidaya ikan air tawar, selain untuk pengembangan pertanian, perkebunan dan
pertambangan. Sejauh mana potensi alam Indonesia untuk budidaya ikan air tawar?
Mari kita gali bersama.
Meski secara statistik, tingkat konsumsi ikan
Indonesia masih terbilang rendah, yakni 30,47 kg/kapita/tahun, jika dibandingkan
tingkat konsumsi ikan Malaysia yang mencapai 45 kg/kapita tahun, namun potensi
budidaya ikan air tawar tetap menjanjikan. Karena faktanya, produksi ikan kita
yang melimpah itu juga menjadi devisa negara melalui ekspor perikanan yang
dilakukan para nelayan lokal.
Berbagai potensi itu didukung dengan kondisi geografis
Indonesia yang strategis di titik silang perdagangan dunia. Sayangnya,
pemerintah baru menangkap potensi ini pascareformasi, setelah Presiden
Abdurrahman Wahid (Gusdur) dengan berani dan mencengangkan membentuk
Kementerian Kelautan dan Perikanan RI sebagai bagian dari Kabinet Persatuan
Nasional.
Seperti diketahui, sebelum masa reformasi, fokus pembangunan Indonesia lebih diarahkan pada pembangunan agrarian dan industri pertambangan. Baru pada masa Gus Dur, potensi kelautan dan perikanan dilirik. Dengan potensi laut dan perikanan yang besar, memang Indonesia seharusnya mampu menjadi pemasok hasil perikanan terbesar yang mampu “memberi makan” dunia. Di sisi lain, jumlah penduduk Indonesia yang 230 juta orang dan bila digabungkan dengan kawasan Asia lainnya, bisa mencapai jumlah 2 milyar orang, menjadi pasar produk perikanan yang sangat cerah.
Seperti diketahui, sebelum masa reformasi, fokus pembangunan Indonesia lebih diarahkan pada pembangunan agrarian dan industri pertambangan. Baru pada masa Gus Dur, potensi kelautan dan perikanan dilirik. Dengan potensi laut dan perikanan yang besar, memang Indonesia seharusnya mampu menjadi pemasok hasil perikanan terbesar yang mampu “memberi makan” dunia. Di sisi lain, jumlah penduduk Indonesia yang 230 juta orang dan bila digabungkan dengan kawasan Asia lainnya, bisa mencapai jumlah 2 milyar orang, menjadi pasar produk perikanan yang sangat cerah.
Maka bukan bualan jika Kementerian Kelautan RI sejak
tahun 2010 lalu telah mencanangkan diri sebagai penghasil produk kelautan dan
perikanan terbesar tahun 2015. Tahun 2015, diharapkan produksi budidaya ikan
air tawar dan laut Indonesia meningkat hingga 30% per tahun.
Lalu, bagaimana agar potensi budidaya ikan air tawar
dan laut terberdayakan dan target yang dicanangkan itu berhasil? Pemerintah RI
sebenarnya sudah memilik strateginya. Tapi entah realisasinya. Dalam sejumlah
kesempatan, Presiden RI maupun Kementerian Kelautan dan Perikanan RI sering
mengulas hal itu. Di antara sejumlah strateginya itu adalah:
- Perbaikan manajemen distribusi perikanan untuk meningkatkan daya saing produk, baik di pasar domestik maupun internasional.
- Menata sistem jaringan distribusi hasil perikanan yang terintegrasi, efektif, dan efisien. Memperbanyak sentra budidaya ikan air tawar dan laut untuk memangkas mahalnya biaya distribusi dan menutup kesenjangan produk, kesenjangan lokasi, kesenjangan waktu produksi dan konsumsi, kesenjangan pasokan dan ketersediaan, serta kesenjangan informasi dan komunikasi.
- Komitmen pemerintah dalam memfasilitasi pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan budidaya ikan air tawar dan laut, serta mewujudkan jaringan distribusi hasil perikanan untuk meningkatkan daya saing produk perikanan.
- Mewujudkan Sistem Logistik Nasional, untuk mewujudkan kegiatan logistik nasional yang secara lokal terintegrasi dan secara global terhubung dengan pusat-pusat pertumbuhan perekonomian dunia.
- Kesediaan pemerintah menciptakan pusat-pusat distribusi yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana pendukung pemasaran perishable product, dengan dukungan kelembagaan jaringan dan distribusi yang terintegrasi, terkonsolidasi, dan terkoordinasi dengan baik.
- Menggerakkan laju perdagangan hasil perikanan.
- Menciptakan keseimbangan dan kestabilan harga ikan melalui pembelian ikan dari produsen dengan harga yang sudah ditetapkan sejak awal (harga patokan ikan).
- Memberikan pelatihan dan bantuan subsidi bagi para pelaku budidaya ikan air tawar dan laut serta koperasi usaha kecil dan menengah untuk meningkatkan kompetensi serta produksi dan jaringan pemasarannya.
- Membantu meningkatkan usaha kreatif di bidang olahan pangan ikan melalui bantuan keuangan, pelatihan dan promosi, serta pemasarannya.
Selasa, 27 Mei 2014
PENCEGAHAN PENYAKIT IKAN
PENDAHULUAN
Usahan
perikanan di Kabupaten Magelang sampai saat ini masih menghadapi banyak
kendala.salah satunya adalah hama dan penyakit ikan.kerugian akibat adanya hal
ini dapat mencapai 50 % bahkan mengakibatkan kematian massal
Ada
3 ( tiga ) yang menyebabkan ikan terkena hama penyakit.Faktor tersebut meliputi
kondisi lingkungan,maknan dan kondiso ikan.hal penting yang perlu diperhatikan
adalah perubahan lingkungan pada musim kemarau dimana pada musim tersebut
sering timbul berbagai macam penyakit.Disamping itu perlu diperhatikan pula
sistem transportasi dan cara pemindahan yang sering mengakibatkannikan menjadi
stress sehingga ikan mudah terkena penyakit
Untuk
pencegahan,pemberantasan dan penanggulangan hama penyakit,mutlak diperlukan
pengalaman,pengetahuan serta ketekunan dan kerja keras petani.
Pengetahuan
tentang kondisi cuaca/musim,perilaku/kebiasaan ikan dan pengetahuan lain yang
berhubungan hama penyakit ikan adalah penting untuk diketahui.yang tidak kalah
penting adalah usaha tersebut harus dilakukan secara bersama dan terpadu
meliputi petani,kelompok tani,dinas dan lembaga terkait.dalam rangka itulah
maka diperlukan usaha sosialisasi penanganan ikan baik
pencegahan,penanggulangan dan pemberantasan hama penyakit ikan.
PENCEGAHAN
PENYAKIT
Pencegahan
penyakit ikan dilakukan dengan memperhatikan proses terjadinya penyakit
ikan,dimana penyakit merupakan hasil interaksi antara 3 (tiga) faktor yaitu :
Ikan , Lingkungan dan patogen.oleh karena itu
tindakan pencegahan harus dilakukan pada ketiga faktor tersebut secra
integrasi agar kondisinya seimbang.
·
Kualitas benih
·
Kualitas pakan
Lingkungan
:
·
Cemaran/limbah
·
Penggunaan Obat
· Senyawa toksin/kelebihan pakan
· Perubahan lingkungan(suhu,PH,dll)
Patogen
:
- Virus,bakteri,jamur,parasit
Tindakan
pencegahan penyakit biasa dilakukan melalui :
1 . Pilih
sehat dan bermutu
2. Usahakan
air untuk budidaya memenuhi standar kualitas air dan kuantitas air
3. Berikan
makanan yang cukup,segar dan tidak mengandung penyakit, tidak kadaluarsa
4. Jagaalah
lingkungan kolam agar tetap bersih
5. Kontrol
ikan liar,vektor dan pes dengan cara menyaring air yang masuk ke kolam
6. Perhatikan
tata cara pengepakan transportasi,aklimatisasi benih ikan serta karantina ikan
7. Usahakan
supply air yang bebas ( paralel,tidak seri )
CARA MENJAGA KESEHATAN
IKAN
1. Tambahkan
vitamin C sebanyak 100 mg/kg ikan atau bitamin B komplek melalui pakan
2. Hentikan
obat immunostimulan ( misal : fernipan,glucan,Lsp dll)
3. Tidak
menggunakan obat-obatan yang tidak perlu seperti formalin,PK,garam,antibiotik dll)
4. Ikan
yang sakit dan mati segera musnahkan dengan cara di kubur
5. Minimlkan
fluktuasi perubahan suhu/tempertur air
6. Hindari
penanganan yang mengakibatkan stress seperti memindahkan ikan saat terjadi
wabah
7. Tidak
mengurangi volume atau menurunkan permukaan air secara mendadak
8. Tidak
menggunakan air dari aliran yang sedang terinfeksi
9. Kurangi
kepadatan ikan dalam kolam
Kamis, 22 Mei 2014
Aneka Olahan Ikan klaster Ikan Air Tawar Kabupaten Magelang
![]() |
| Abon Ikan |
Untuk meningkatkan nilai lebih dari produk perikanan,Klaster Ikan Air Tawar Kabupaten Magelang mengembangkan produk ikan tidak hanya langsung di konsumsi ,akan tetapi sekarang mulain berkembang dengan cara mengolah ikan menjadi makanan lain yang mempunyai rasa dan nilai tambah yang lebih,adapun olahan Ikan air tawar di maagelang yang telah di olah oleh klaster antara lain : Baso Ikan Lele,keripik kulit ikan lele,keripik,tulang lele,keripik sirip ikan,abon lele,nuget daging ikan,kerupuk ikan,keripik belut,peyek cetol atau keripik petho ( peyek petho,peyek peto )dll
![]() |
| Baso Ikan Lele |
![]() |
| Keripik kulit Ikan |
![]() |
| Peyek Petho,Peyek cetol,Keripik Petho,Keripik Cetol |
Langganan:
Komentar (Atom)








